Peristiwa Proklamasi: Sejarah yang Tak Terlupakan

Di rumah Maeda, Soekarno menulis sendiri konsep naskah Proklamasi di atas selembar kertas. Setelah disalin oleh Sayuti, naskah itu terbuang begitu saja. Untung saja, B.M. Diah mengambil dan menyimpannya hingga diserahkan pada 29 Mei 1992 kepada Presiden Soeharto

Reidfile - Peristiwa yang paling bersejarah bagi sebuah bangsa adalah ketika mereka berhasil mendapatkan kemerdekaannya. Setelah dijajah selama ratusan tahun, Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Proklamasi kemerdekaan tersebut bukanlah hal yang mudah diraih atau merupakan hadiah, tetapi hasil perjuangan seluruh bangsa Indonesia.

Peristiwa Rengasdengklok

Kita mengenal dua tokoh utama yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, yaitu Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta. Merekalah yang membacakan teks Proklamasi dan kemudian didaulat menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Namun, selain keduanya, masih ada tokoh-tokoh lain yang sebenarnya juga ikut berjasa dalam peristiwa Proklamasi.

Sebelum Proklamasi Kemerdekaan, ada sebuah peristiwa yang dikenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Dalam peristiwa itu, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok oleh para pemuda, yaitu Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana. Tujuan mereka adalah supaya kedua tokoh ini tidak dipengaruhi oleh Jepang dan segera mengumumkan kemerdekaan Indonesia.

Sebelumnya, sempat terjadi perbedaan pendapat di antara golongan tua dan golongan muda dalam hal memproklamasikan kemerdekaan. Setelah berita tentang kekalahan Jepang menyebar, para pemuda ini mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan. Hal ini tidak segera mendapat persetujuan para golongan tua karena dianggap terburu-buru dan bisa memicu pertumpahan darah.

Perundingan pun dilakukan. Golongan muda diwakili oleh Wikana dan golongan tua diwakili oleh Mr. Ahmad Soebardjo. Hasil perundingan adalah persetujuan untuk melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan di Jakarta pada waktu yang tepat.

Perumusan Teks Proklamasi

Untuk menyusun teks proklamasi tersebut, Laksamana Maeda menawarkan rumahnya. Dalam rapat penyusunan tersebut hadir Soekarno, Moh. Hatta, Achmad Soebadjo, Soekarni, B.M. Diah, Sudiro, dan Sayuti Melik. Ada pula Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum Pemerintahan Militer Jepang. Konsep teks proklamasi disusun dan disepakati di rumah tersebut. Setelah konsep selesai, yang bertugas mengetik ulang naskah tersebut adalah Sayuti Melik. Atas usul Soekarni, naskah tersebut ditandatangani oleh Soekarno dan Moh. Hatta.

Awalnya, Proklamasi akan dilaksanakan di Lapangan Ikada. Namun, mengingat alasan keamanan, kegiatan itu pun dipindahkan ke rumah Soekarno di Jl. Pegangsaan Timur 56. Di sana telah hadir Soewirjo, Wilopo, dan beberapa orang lain. Pembacaan teks Proklamasi dimulai pukul 10.00, dilanjutkan oleh pidato tanpa teks dari Soekarno, pengibaran bendera Merah Putih, dan sambutan dari Soewirjo dan Moewardi.

Bendera yang dikibarkan pada saat Proklamasi Kemerdekaan adalah hasil jahitan Fatmawati, istri Soekarno. Bendera itu dinaikkan oleh Latief Hendraningrat, prajurit PETA. Setelah berkibar, semua yang hadir pun menyanyikan Indonesia Raya. Setelah itu, Barisan Pelopor yang tidak tahu perubahan tempat pembacaan Proklamasi tiba-tiba datang. Jumlah mereka sekitar 100 orang. Meskipun mereka meminta pembacaan teks Proklamasi diulang, Soekarno menolak.

Naskah Proklamasi

Di rumah Maeda, Soekarno menulis sendiri konsep naskah Proklamasi di atas selembar kertas. Setelah disalin oleh Sayuti, naskah itu terbuang begitu saja. Untung saja, B.M. Diah mengambil dan menyimpannya hingga diserahkan pada 29 Mei 1992 kepada Presiden Soeharto.

Ada beberapa perbedaan yang tampak antara naskah tulisan tangan Soekarno dan hasil ketikan Sayuti. Perbedaan itu hanya pada penulisan kata-kata saja. Selain itu, tanda tangan Soekarno dan Hatta hanya ada pada naskah hasil ketikan Sukarni.

Peristiwa 17 Agustus 1945 itu selanjutnya diperingati sebagai hari kemerdekaan Indonesia. Setiap bulan Agustus, prosesi pengibaran bendera menjadi salah satu tanda pengingat bahwa Indonesia telah merdeka dari penjajahan.

COMMENTS

$hide=home

$show=/p/contact.html

Name

Email *

Message *

$type=three$author=hide$com=0$rm=hide$c=6$d=0$sn=0$show=404

Name

Api Sejarah,12,Biografi,17,Islam,6,Jejak,10,Jelajah,6,Komunis,5,Konflik,18,Konspirasi,1,Kota,3,Perang Dunia I,5,Perang Dunia II,5,Sejarah,60,Terpilih,18,Tragedi,3,
ltr
item
Reidfile: Peristiwa Proklamasi: Sejarah yang Tak Terlupakan
Peristiwa Proklamasi: Sejarah yang Tak Terlupakan
Di rumah Maeda, Soekarno menulis sendiri konsep naskah Proklamasi di atas selembar kertas. Setelah disalin oleh Sayuti, naskah itu terbuang begitu saja. Untung saja, B.M. Diah mengambil dan menyimpannya hingga diserahkan pada 29 Mei 1992 kepada Presiden Soeharto
https://1.bp.blogspot.com/-GUKg-IwDMlc/WQRA3m7H7pI/AAAAAAAAHI0/JvPuVK0ajrYRIhxzT_kE3a8KoMP10oQQQCLcB/s320/Peristiwa%2BProklamasi%2BSejarah%2Byang%2BTak%2BTerlupakan%2B-%2Breidfile.com.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-GUKg-IwDMlc/WQRA3m7H7pI/AAAAAAAAHI0/JvPuVK0ajrYRIhxzT_kE3a8KoMP10oQQQCLcB/s72-c/Peristiwa%2BProklamasi%2BSejarah%2Byang%2BTak%2BTerlupakan%2B-%2Breidfile.com.jpg
Reidfile
http://www.reidfile.com/2017/04/peristiwa-proklamasi-sejarah-yang-tak.html
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/2017/04/peristiwa-proklamasi-sejarah-yang-tak.html
true
4280540735251631184
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy