Pramoedya Ananta Toer : Pengasingan yang Menelurkan Banyak Karya

Pramoedya Ananta Toer lahir di Blora, Jawa Tengah, pada tanggal 6 Februari 1925. Meski tidak memiliki rekam akademis yang baik, ia tercatat sebagai seorang pengarang produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Sepanjang hidupnya, ia sudah menghasilkan lebih dari 50 karya.

Reidfile - Pramoedya Ananta Toer lahir di Blora, Jawa Tengah, pada tanggal 6 Februari 1925. Meski tidak memiliki rekam akademis yang baik, ia tercatat sebagai seorang pengarang produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Sepanjang hidupnya, ia sudah menghasilkan lebih dari 50 karya. Sebagian besar dari karyanya, bahkan sudah diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing.

Sayang, perjalanan Pram di dunia sastra bukanlah tanpa risiko. Selama tiga periode politik Indonesia, ia pernah mencicipi “penjara”. Di masa kemerdekaan, misalnya. Ia ditangkap lantaran terlibat dalam kelompok militer di Jawa. Sepanjang karier militernya, ia juga telah menulis banyak cerpen dan buku. Setelahnya, seusai mengikuti program pertukaran budaya, Pram menjadi anggota Lekra-salah satu organisasi sayap kiri yang dianggap berafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia. Pada saat yang sama, ia mempelajari penyiksaan terhadap Tionghoa-Indonesia, bahkan menjalin hubungan dengan para penulis Tiongkok. Meski tidak memihak kepada politik, hal tersebut menjadikannya terlalu “kiri”. Di tahun 1960-an, Pram ditahan tanpa pengadilan di Nusakambangan, lalu dipindah ke Pulau Buru--oleh pemerintahan Orde Baru.

Kemampuan fisik dan akademisnya yang rendah menjadikan Pram tumbuh sebagai anak yang minder. Bukan hanya soal bergaul. Ia juga minder saat harus mengungkapkan pendapat kepada orang-orang di sekitarnya. Inilah yang mengilhami Pram untuk menulis. Ia menulis pendapatnya akan suatu peristiwa, dan apa saja yang ada di dalam benaknya.

Kehidupan ekonomi yang sulit pada akhirnya memaksa Pram untuk pergi ke Jakarta. Di sana, ia bekerja di Domei, sebuah kantor berita milik Jepang. Setiap kali ia mendapatkan gaji, seketika itulah Pram mengirimkan uang untuk adiknya di Blora. Adapun bukan hanya bekerja. Pram juga mendaftarkan dirinya sebagai pelajar di lembaga pendidikan Taman Siswa. Di sana, ia mempelajari bahasa Indonesia.

Atas kebijakan dari Jepang, di tahun 1944, Pram terpilih menjadi salah satu pekerja Domei yang dapat melanjutkan pelajarannya di Stenografi Tjou Sangiin. Di sana, ia berkenalan dengan beragam tokoh politik. Setelah merasa cukup ilmu, Pram akhirnya keluar dari Domei, dan berkelana mencari penghidupan di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai seorang penulis lepas.

Meski kadung dianggap ngeri, bagaimanapun penjara adalah tempat yang cukup akrab buatnya. Setidaknya, ia selalu sempat mencicipi penjara, dalam tiga periode. Pada masa kolonial, Pram pernah ditahan selama tiga tahun, satu tahun di masa Orde Lama, dan 14 tahun masa Orde Baru. Adapun alasannya beragam, mulai dari keterlibatannya dalam pasukan pejuang kemerdekaan, masalah buku yang meihak nasib kaum Tionghoa, hingga tuduhan Gerakan 30 September 1965.

Tidak mengapa, sebab di penjara itulah, lahir beberapa karyanya. Meski dilarang menulis selama masa penahanannya di Pulau Buru, ia tetap bisa menulis serial karyanya yang berjudul Bumi Manusia. Tokoh utamanya adalah Minke, seorang bangsawan kecil Jawa. Jilid ini diterbitkan dalam bahasa Inggris dan Indonesia.

Pram juga telah menulis banyak kolom dan artikel pendek, dengan konsentrasi kritik pemerintahan Indonesia. Sebagai contohnya, buku Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer--sebuah dokumentasi kisah wanita Jawa yang dipaksa menjadi wanita penghibur selama masa pendudukan Jepang. Seluruhnya dibawa ke Pulau Buru, mengalami kekerasan seksual, hingga memilih tinggal di sana.

Tulisannya sendiri banyak menyentuh interaksi antarbudaya--semisal antara Belanda, kerajaan Jawa, orang Jawa, dan Tionghoa. Bagaimanapun, ia memiliki sudut pandang berbeda. Ia selalu berusaha memotret dan menggali sejarah dari sudut pandang rakyat atau kaum-kaum terpinggirkan. Pada tahun 1995, ia memperoleh penghargaan Ramon Magsaysay Award untuk Jurnalisme, Sastra, dan Seni Komunikasi Kreatif 1995.

Sekalipun kesehatannya telah menurun, Pram tetap aktif menulis hingga akhir hayatnya. Di tanggal 30 April 2006, Pram mengembuskan napas terakhirnya di Jakarta, pada usia 81 tahun.(*)

COMMENTS

$hide=home

$show=/p/contact.html

Name

Email *

Message *

$type=three$author=hide$com=0$rm=hide$c=6$d=0$sn=0$show=404

Name

Api Sejarah,12,Biografi,15,Islam,6,Jejak,9,Jelajah,5,Komunis,5,Konflik,17,Konspirasi,1,Kota,3,Perang Dunia I,5,Perang Dunia II,5,Sejarah,59,Terpilih,18,Tragedi,3,
ltr
item
Reidfile: Pramoedya Ananta Toer : Pengasingan yang Menelurkan Banyak Karya
Pramoedya Ananta Toer : Pengasingan yang Menelurkan Banyak Karya
Pramoedya Ananta Toer lahir di Blora, Jawa Tengah, pada tanggal 6 Februari 1925. Meski tidak memiliki rekam akademis yang baik, ia tercatat sebagai seorang pengarang produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Sepanjang hidupnya, ia sudah menghasilkan lebih dari 50 karya.
https://1.bp.blogspot.com/-omWEPTrDNCc/V8QG_w_wzAI/AAAAAAAAFZs/3v1q9Y7ApEIU5G6hp31QoFivvpC2AJU2QCLcB/s320/Pramoedya%2BAnanta%2BToer%2B%2BPengasingan%2Byang%2BMenelurkan%2BBanyak%2BKarya%2B-%2Breidfile.com.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-omWEPTrDNCc/V8QG_w_wzAI/AAAAAAAAFZs/3v1q9Y7ApEIU5G6hp31QoFivvpC2AJU2QCLcB/s72-c/Pramoedya%2BAnanta%2BToer%2B%2BPengasingan%2Byang%2BMenelurkan%2BBanyak%2BKarya%2B-%2Breidfile.com.jpeg
Reidfile
http://www.reidfile.com/2016/09/pramoedya-ananta-toer-pengasingan-yang.html
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/2016/09/pramoedya-ananta-toer-pengasingan-yang.html
true
4280540735251631184
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy