Wajah Komunisme di Indonesia (Sejarah Perkembangan Komunisme Bagian 5)

Wajah Komunisme di Indonesia, pemberontakan G30 S PKI, Tenggelamnya Komunisme dalam Topeng Propaganda, Komunisme di Era Modern & Ancaman bayang-Bayang Neokomunisme, Komunis, Komunisme, PKI

Reidfile - Mata uang selalu memiliki dua sisi yang berbeda. Begitulah perspektif berbicara tentang segala hal, termasuk tentang tumbuh, berkembang, hancur, dan bangkitnya kembali paham komunis di Indonesia. Sekalipun ada nilai-nilai baik yang bisa diambil dari azas kesetaraan yang menjadi dasar ideologinya, namun pratik-praktik pencapaiannya membahayakankan kedaulatan bangsa dan tentunya jiwa-jiwa lainnya yang tidak berdosa.

Dalam perjalanannya, sejarah mencatat bahwa eksistensi komunis di Indonesia tidaklah sebentar. Sekalipun sempat disapu bersih, namun bibit-bibit komunisme masih ada dan tidak akan bisa hilang. Bagaimanakah sebenarnya wajah komunisme di Indonesia berevolusi? Berikut gambarannya.

Tahun 1919 – 1965  Perjuangan Murni dalam Doktrin-Doktrin yang Dogmatis

Komunisme di Indonesia terlahir murni karena adanya pergolakan dari kelompok masyarakat yang merasa tertindas dengan imperialisme dan kapitalisme selama masa kolonisasi Belanda.

Berbekal pengetahuan tentang paham Marxisme-Leninisme yang diperoleh dari tanah Eropa, sejumlah tokoh revolusioner mencoba memeperkenalkan dan mengembangkan pemikiran berazaskan kesamarataan ini ke kelompok buruh, petani, dan kaum pekerja lainnya, serta organisasi-organisasi yang memiliki basis akar rumput.

Bukan tanpa pertentangan, perjuangan mengaplikasikan pemikiran Marxis yang disertai doktrin-doktrin perebutan kekuasaan dengan cara-cara diktator proletariat yang disepakati dalam kongres-kongres Internationale, menimbulkan berbagai pergolakan di dalam masyarakat.

Dogma bahwa cita-cita komunis hanya dapat dicapai dengan merobohkan tatanan masyarakat melalui jalan kekerasan, kudeta dan pengintimidasian, diterapkan secara kaku dan membuat gelap banyak mata.

Hasilnya, sejumlah pemberontakan besar terjadi, seperti  revolusi tahun 1926, pemberontakan tahun 1948, dan pemberontakan G30 S PKI pada tahun 1965. Keseluruhan pemberontakan ini memakan korban hingga ratusan ribu jiwa dan mengakibatkan kehancuran, khususnya dalam bidang ekonomi.

Lalu apakah pengorbanan rakyat dalam perjuangan tersebut berhasil? Sejarah membuktikan bahwa dari awal kelahirannya,  komunisme tidak pernah membawa kesejahteraan di tanah Indonesia, bahkan hingga ke akhir masa kehancurannya.

Tahun 1965 – 1998 
Tenggelamnya Komunisme dalam Topeng Propaganda

Pemberontakan G30 S PKI menjadi akhir dari kejayaan komunis di Indonesia. Kudeta berdarah ini juga mengubah peta perpolitikan Indonesia secara drastis.

Upaya gerak cepat dalam mengusut insiden berdarah ini menjadikan Letnan Kolonel Soeharto tokoh penting  di masa tersebut. Dalam waktu tidak terlalu lama, Soekarno pun memberikan mandat berupa Surat Perintah 11 Maret  kepada Soeharto untuk mengambil alih pemerintahan.

Hal ini menimbulkan sejumlah spekulasi mengenai munculnya Soeharto sebagai pemenang dari kejadian tersebut. Banyak pihak-pihak yang melihat keganjilan dari kudeta G30 S PKI, seperti, bagaimana mungkin perencana kudeta tidak memperhitungkan Soeharto sebagai pemimpin penting di satuan Kostrad, dan bagaimana bisa Soeharto dengan cepat dan efisien—dalam waktu 24 jam—mampu menumpas para tokoh utama aksi tersebut.

Peristiwa G30 S PKI juga meninggalkan  bekas yang sangat dalam dan masih mengantui sekelompok orang yang pernah berada di masa tersebut. Bagaimana tidak, insiden ini dodokumentasikan dalam bentuk film dengan deskripsi dan narasi yang mengerikan, serta diputar bertahun-tahun hingga seantero negeri mengetahui dan takut akan kekejaman tersebut. Hal ini disinyalir menjadi sebuah doktrin untuk membenarkan tindakan otoriter Order Baru.

***

Musnahnya komunisme di Indonesia terbukti mampu menutup celah praktik-praktik kediktatoran yang menggerogoti kekuasaan negara atas dasar kesetaraan. Namun aksi pembersihan dengan mengerahkan militer untuk membunuh ribuan mantan anggota PKI, memenjarakan, dan mendiskriminasikannya dengan status “Ex Tahanan Politik” tanpa adanya proses peradilan, juga merupakan bentuk otoritarianisme. Sebuah pelanggaran hak azazi manusia dalam skala masif.

Tidak semua yang ditangkap militer saat itu benar-benar terlibat langsung dan menjadi militan. Sebagian besar hanya buruh yang berpartisipasi menuntut keadilan atau hanya anggota keluarga yang ikut mendukung pergerakan tersebut.

Selama masa pemerintahan Orde Baru, tidak ada yang berani membahas atau memberikan kesaksian mengenai hal tersebut. Namun di era reformasi tahun 1998, setelah Soeharto berhasil dilengserkan oleh mahasiswa melalui berbagai aksi demonstrasi, suara-suara dari korban penangkapan mulai terdengar.

Mereka menuntut pelurusan sejarah dan pembersihan nama baik yang sempat menbuat mereka terdiskriminasi selama bertahun-tahun.

Komunisme di Era Modern & Ancaman bayang-Bayang Neokomunisme

Walau disinyalir ada motif pengambilan keuntungan dari pemberantasan PKI dan antek-anteknya oleh rezim Orde Baru, namun kita patut bersyukur, sebab bila komunisme tidak diberantas dan dibiarkan tumbuh dan berkembang dengan subur di Indonesia, maka tidak menutup kemungkinan bahwa kita lah yang nantinya akan diberantas dan hidup dalam keterkungkungan.

Lihatlah bagaimana pemerintahan Stalin di Rusia atau Polpot di Kamboja menewaskan jutaan orang untuk mengukuhkan kekuasaannya. Lihat pula bagaimana Kuba dan Korea Utara menutup diri dan membatasi berbagai aspek kehidupan rakyatnya. Pada prinsipnya, jika otoritarianisme dibiarkan berkembang, maka ketertindasan akan selalu muncul.

Dalam sudut pandang yang lebih modern, kecuali dalam kondisi perang, praktik-praktik otoritarianisme—terlebih yang sampai mengakibatkan pembantaian masal—sepertinya sulit terjadi di zaman yang penuh dengan keterbukaan seperti sekarang ini.

Namun menurut Anthony Giddens—seorang sosiolog Inggris yang mendalami strukturisasi masyarakat modern—komunisme dan sosialisme tidak akan pernah mati. Ia akan selalu menghantui kapitalisme dan menuntut hak-hak para buruh dan kaum pekerja.

***

Di era modern, komunisme tidak lagi diusung sebagai sebuah ideologi yang diwakili dengan simbol palu dan arit, namun lebih dikaitkan dengan isu-isu strategis, seperti hak asasi manusia dan kesetaraan.

Komunisme hadir dalam wajah-wajah yang lebih baru dan segar. Apakah dalam bentuk oposisi pemerintah yang memiliki basis-basis akar rumput atau organisasi-organisasi kemasyarakatan yang mengatasnamakan kesetaraan.

Untuk itu kita harus selalu waspada dengan gejala-gejala kebangkitan komunis di Indonesia. Namun tetaplah bersikap masuk akal dan jangan cepat terpancing dengan berbagai provokasi yang  menyatakan bahwa sebuah kelompok tertentu beraliran neokomunis, karena hal tersebut bisa memicu ketidakstabilan kondisi di dalam masyarakat. (*)

COMMENTS

$hide=home

$show=/p/contact.html

Name

Email *

Message *

$type=three$author=hide$com=0$rm=hide$c=6$d=0$sn=0$show=404

Name

Api Sejarah,12,Biografi,17,Islam,6,Jejak,10,Jelajah,6,Komunis,5,Konflik,18,Konspirasi,1,Kota,3,Perang Dunia I,5,Perang Dunia II,5,Sejarah,60,Terpilih,18,Tragedi,3,
ltr
item
Reidfile: Wajah Komunisme di Indonesia (Sejarah Perkembangan Komunisme Bagian 5)
Wajah Komunisme di Indonesia (Sejarah Perkembangan Komunisme Bagian 5)
Wajah Komunisme di Indonesia, pemberontakan G30 S PKI, Tenggelamnya Komunisme dalam Topeng Propaganda, Komunisme di Era Modern & Ancaman bayang-Bayang Neokomunisme, Komunis, Komunisme, PKI
https://4.bp.blogspot.com/-dRCD-zFxkOo/V8JazzQ4yUI/AAAAAAAAFYE/MbVDah7GJ_wh4dL-I371_dqet3lMVjcDwCLcB/s320/Wajah%2BKomunisme%2Bdi%2BIndonesia%2B%2528Sejarah%2BPerkembangan%2BKomunisme%2BBagian%2B5%2529%2Breidfile.com.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-dRCD-zFxkOo/V8JazzQ4yUI/AAAAAAAAFYE/MbVDah7GJ_wh4dL-I371_dqet3lMVjcDwCLcB/s72-c/Wajah%2BKomunisme%2Bdi%2BIndonesia%2B%2528Sejarah%2BPerkembangan%2BKomunisme%2BBagian%2B5%2529%2Breidfile.com.jpg
Reidfile
http://www.reidfile.com/2016/08/wajah-komunisme-di-indonesia-sejarah.html
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/2016/08/wajah-komunisme-di-indonesia-sejarah.html
true
4280540735251631184
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy