Pertumbuhan Imperialisme Modern, Komunisme dan Zionisme

Tumbangnya supremasi Negara Gereja Vatikan pada tahun 1870 M ini, berada di bawah kendali gerakan nasionalis Italia dipimpin Kaisar Victor Emmanuel dan Perdana Menteri Cavour.

Reidfile - Sepak terjang imperialisme yang berhasil memporak-porandakan sebuah bangsa menjadi bukti bahwa imperialisme telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Pertumbuhan imperialisme yang meningkat tajam memberikan sumbangan kekuatan bagi kalangan protestan dan calvinis, bahkan keduanya menjadi kalangan terkuat dalam membangun imperalisme modern dan kapitalisme. Tidak berhenti sampai disitu, pertumbuhan imperalisme modern mematik pertumbuhan komunisme dan zionisme.

Pertanyaannya adalah mengapa protestan dan calvinis?

Jawabannya yaitu diawali dari membangun sebuah paradigma. Calvinisme mengajarkan hakikat kehidupan adalah kerja keras. Harus bisa mengumpulkan capital atau modal melalui sikap hemat dan membudayakan menabung. Menurut Max Webber, ajaran ini (Etika Protestan) melahirkan kapitalisme. Dengan demikian cara praktik beragama ini, protestan dan calvinisme semakin kuat dan berhasil melumpuhkan katolik pada tahun 1870 M. Pasca tumbangnya kekuatan Negara Gereja Vatikan yang dipimpin Paus Pius IX, maka wilayah negara dikecilkan menjadi seluas 0.44 km2.

“Perlu diketahui bahwa Negara Gereja Vatikan dibangun oleh Paus Alexander VI pada 1492-1503 M dan menjadi lambang imperialisme katolik atau imperialisme kuno.”

Tumbangnya supremasi Negara Gereja Vatikan pada tahun 1870 M ini, berada di bawah kendali gerakan nasionalis Italia dipimpin Kaisar Victor Emmanuel dan Perdana Menteri Cavour. Negara Gereja Vatikan pun seharusnya telah lenyap, namun karena peran Napoleon III Perancis, Negara Gereja Vatikan pun dipertahankan eksistensinya meski hanya merupakan negara kota (City Site) sebagai negara terkecil di dunia.

Italia yang menjadi negara penakluk Vatikan sebelumnya juga merupakan negara jajahanya, namun pada abad ke-19 berhasil melepaskan diri dan bangkit menjadi negara imperialisme barat. Dan pada waktu yang bersamaan, negara kesatuan Jerman juga tumbuh menjadi negara imperialisme barat dibawah kekuasaan Kaisar  Wilhem I dan Perdana Menteri Otto Van Bismarck.

Kemajuan negara Jerman sebaai imperialisme barat di dalam negerinya sendiri menimbulkan reaksi keras dari kalangan kaum proletar yaitu buruh kulit putih yang tertindas. Mereka ditindas oleh kalangan borjuis, yaitu pemilik  modal dan kalangan kapitalis yang didukung oleh kalangan gerejawan. Kaum borjuis pun menjadikan mereka buruh yang penuh derita dan miskin. Mempekerjakan kaum proletar dengan sangat tidak manusiawi dan tanpa jaminan sosial dan tanpa pembatasan waktu kerja, sehingga tidak heran para penjajah selalu berbuat sadis dan kejam seperti tindakan Kolonial Belanda terhadap Indonesia.

Penindasan yang dilakukan oleh imperialisme dan kapitalisme di Eropa terus berlanjut hingga kahirnya muncullah tokoh Karl Max di Jerman yang mengadakan gerakan menyadarkan kaum buruh bahwa kemiskinan yang dideritanya sebagai kemiskinan structural. Kemiskinannya sebagai produk dari penindasan kaum borjuis. Hanya dengan melalui Revolusi Buruh, kaum buruh akan terlepas dari penderitaan hidupnya.

Karl Max hadir dengan komunismenya, yang bertujuan membangun masyarakat komunis sebagai masyarakat tanpa kelas (class less society). Suatu masyarakat yang tidak lagi terbagi dalam dua stratifikasi : yang memerintah dan yang diperintah. Tidak ada borjuis penindasa dan proletar yang tertindas. Menjadi masyarakat sama rata sama rasa, tanpa agama dan tanpa pemerintahan.

Ajaran Karl Marx dilakukan dengan menyebarkan selebaran yang berisikan ajakna kepada semua buruh agar bersatu untuk menumbangkan borjuis. Kaum buruh akan terbebas dari segala bentuk penindasan. Ajaran Karl Marx dalam bentuk seleberan ini yang disebut dengan Manifesto Komunis pada tahun 1848 M, dengan redaksionalnya sebagia berikut :

“Biarkanlah para penguasa bergemetaran menatap Revolusi Komunis. Bagi kaum Proletar tidak kehilangan apapun kecuali rantai belenggu kemiskinannya. Mereka pasti menang di dunia ini. Oleh karena itu, kaum buruh di seluruh negara, bersatulah “.

Gerakan komunisme muncul untuk menentang pemikiran imperialisme barat yang terlahir dari ajaran katolik dan protenstan. Kapitalis memproduksi ajaran protestan dan calvinisme, sehingga tidak heran jika Karl Marx menilai ajaran agama karena agama dinilai sebagai candu bagi rakyat, agama identik dengan alat penjajah untuk menidurkan rakyat yang didukung gereja untuk mewujudkan tujuannya yaitu Gold, Glory, Gospel.

Ideologi komunisme yang anti agama kemudian memantik pecahnya Revolusi Oktober 1917 di Rusia pada 70 tahun kemudian, yang dipimpin oleh Lenin untuk menumbangkan pemerintahan Tsar Nicholas III (Pelindung Gereja Katolik Yunani) yang selanjutnya berdirilah negara Soviet Komunis Rusia. Dan hanya selisih tiga tahun sesudah revolusi ini terjadi, atas usaha Sneevliet di Indonesia, lahirlah PKI pada 20 Mei 1920 yang dipimpin oleh Samaoen, Darsono dan Tan Malaka.

Pertumbuhan imperialisme modern, disusul komunisme yang bergitu cepat dan signifikan, juga mampu menumbuh kembangkan zionisme. Seperti yang dituliskan oleh Suryanegara, 2010, timbul pula gerakan yang mengakhiri kejayaan Kesultanan Turki melalui gerakan zionisme yang menginginkan kembali ke Palestina sebagai wilayah Kesultanan Turki. Munculnya gerakan zionisme berasal dari rusia akibat adanya penindasan Tsar Nicolas I terhadap yahudi hingga menumbuhkan gerakan zionisme (1825-1855 M). Diawali dengan gerakan pengumpulan dana untuk kembali ke Tanah yang Dijanjikan yaitu Palestina.

Gerakan zionisme memilik 3 tujuan politik. Tujuan pertama yaitu di Rusia bertujuan untuk menumbangkan Tsar Nicolas II yang telah membiayai Revolusi Oktober 1917 yang dipimpin oleh Lenin. Tujuan kedua yaitu di Turki, dengan mendukung Kemal Pasha menumbangkan Kesultanan Turki, dalam rangkan membebaskan Palestina dari kekuasaan Kesultanan Turki. Tujuan ketiga yaitu dilancarkan di Arabia, bekerjasama Raja Ibnu Saud (penganut wahabi), Kerajaan Protestan Anglikan Inggris berhasil menumbangkan Kerajaan Arabia dari kekuasaan Raja Husein ataupun putra raja Ali (ahlush Sunnah wal jama’ah) yang mengklaim batas wilayah Arabia meliputi Palestina dan Syiria bekas wilayah kekuasaan Turki.

Klaim atas kedua wilayah tersebut menjadikan Raja Husein dan putranya Raja Ali, dimakzulkan. Kemudian, kedua raja tersebut meminta suaka di Cyprus dan Irak. Adapun kelanjutan dari kerjasama sebelumnya , Kerajaan Anglikan mengakui Abdul Aziz bin Saud (wahabi) sebagai raja Kerajaan Arabia yang secara otomatis tidak mengklaim Palestina dan Syiria sebagai wilayah Saudi Arabia. Keberhasilan ketiga tujuan politik tersebut, memungkinkan berdirinya negara Israel sesudah Perang Dunia II (1939-1945 M), 15 Mei 1948.

Gerakan zionis membangun Judenstaat di wilayah Kesultanan Turki juga berhasil. Kesultanan Turki pun berhasil ditumbangkan oleh Kemal Pasha dan mengubahnya menjadi Republik Sekuler Turki, 1924 M. namun kini Turki telah kembali pada masa emasnya dengan kerja keras dari seorang Reccep Tayyeb Erdogan, meski perjuangannya pun terus bergulir hingga kini. Lalu, siapakah sebenarnya Kemal Pasha? Menurut L. Stoddard, ia dalah seorang Yahudi Atheis.

Nasionalisme yahudi didefiniskan sebagai darah yahudi. Di negara Israel, bangsanya hanya ada satu, yaitu bangsa Yahudi dan agamanya juga hanya satu yaitu yahudi.

Sebelum berdiirnya negara Israel, 1948 M, bankir Yahudi Amerika dan Inggris membiayai Revolusi Komunis di Rusia (17 Oktober 1917), baik revolusi yang dipimpin Trotsky atau Lenin. Keduanya dijadikan media untuk menumbangkan Tsar Nicolas II keturunan Tsar Nicolas I, penindas Yahudi Rusia yang dipimpin oleh Dr. Theodor Hertzl sehingga melahirkan gerakan zionisme pada tahun 1896 M. bagi Kerajaan Anglikan Inggris, tumbangnya Tsar Nicolas II sangat menguntungkan politik air hangatnya yang terancam oleh Rusia.

Dari keberhasilannya di Rusia, diteruskan dengan membiayai gerakan sekulerisme yang dipimpin Kemal Pasha memakzulkan Sultan Turki untuk memperoleh tanahnya untuk dijadikan Judeenstaat-Jewish State-Negara Israel, sesudah Perang Dunia II selesai. Sekaligus, bertujuan untuk mencoba membantu Kerajaan Protestan Belanda dalam upaya menghentikan perjuangan kebangkitan kembali gerakan politik islam di Indonesia melalui Pan Islamisme yang didukung oleh Kesultanan Turki dan ahlush Sunnah wal jama’ah.

Imperialisme, komunisme dan zionisme menjadi titik tolak musnahnya suatu bangsa. Pertumbuhan imperialisme yang dimotori agama, telah serta memporak-porandakan sebuah kehidupan, salah satunya perang agama protestan melawan katolik di Eropa, yang mendorong timbulnya gerakan eksodus imigran Eropa ke Amerika, akibatnya bangsa Indian termusnahkan.

Sungguh biadab. Fakta sejarah sesungguhnya disamarkan dengan dongeng indah tentang keberanian barat dan kepeloporan barat dalam mengarungi benua Amerika. Keberaniannya mengarungi Samudera Atlantik juga dijadikan sebagai tindakan heroic-pembela tanah air dan serial kepahlawan, padahal itu hanya diksi murahan. Pernahkah hal ini dituliskan oleh sejarahwan barat sebagai tindakan baidab, terorisme atau pelanggaran HAM??

Sungguh, pertumbuhan imperialisme modern, komunisme dan zionisme telah menjadikan umat manusia menderita. (Sandy Kun)

COMMENTS

$hide=home

$show=/p/contact.html

Name

Email *

Message *

$type=three$author=hide$com=0$rm=hide$c=6$d=0$sn=0$show=404

Name

Api Sejarah,12,Biografi,14,Islam,6,Jejak,7,Jelajah,3,Komunis,5,Konflik,17,Konspirasi,1,Kota,3,Perang Dunia I,5,Perang Dunia II,5,Sejarah,57,Terpilih,18,Tragedi,3,
ltr
item
Reidfile: Pertumbuhan Imperialisme Modern, Komunisme dan Zionisme
Pertumbuhan Imperialisme Modern, Komunisme dan Zionisme
Tumbangnya supremasi Negara Gereja Vatikan pada tahun 1870 M ini, berada di bawah kendali gerakan nasionalis Italia dipimpin Kaisar Victor Emmanuel dan Perdana Menteri Cavour.
https://4.bp.blogspot.com/-RTqNQ-rlZFk/V9dgzdjyXJI/AAAAAAAAFd0/CcZu3pHHi4YImIDBqQ4GU4ybKkbObGX6wCLcB/s200/Pertumbuhan%2BImperialisme%2BModern%252C%2BKomunisme%2Bdan%2BZionisme%2B-%2Breidfile.com.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-RTqNQ-rlZFk/V9dgzdjyXJI/AAAAAAAAFd0/CcZu3pHHi4YImIDBqQ4GU4ybKkbObGX6wCLcB/s72-c/Pertumbuhan%2BImperialisme%2BModern%252C%2BKomunisme%2Bdan%2BZionisme%2B-%2Breidfile.com.jpg
Reidfile
http://www.reidfile.com/2016/07/pertumbuhan-imperialisme-modern.html
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/2016/07/pertumbuhan-imperialisme-modern.html
true
4280540735251631184
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy