Adolf Hitler: Diktator Terkejam Sepanjang Perang Dunia II

Bisa saja saya memusnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kalian nantinya dapat mengetahui alasan mengapa saya membunuh mereka

Reidfile - Adolf Hitler merupakan salah satu nama dalam sejarah dunia yang paling ditakuti sekaligus dibenci banyak orang, terutama kaum Yahudi yang terlibat dalam tragedi Holocaust. Tidak hanya itu, kumisnya yang berwarna hitam legam dan berbentuk rapat persegi di bawah hidung juga termasuk fenomenal. Kumis itulah yang menjadi salah satu ciri khas lelaki yang pernah (dan mungkin masih) berpengaruh bagi bangsa Jerman, meski mungkin bukan dalam arti yang baik. Bagaimana tidak? Adolf Hitler adalah salah satu sosok penyebab terjadinya Perang Dunia II.

Berbagai biografi tentang Adolf Hitler telah banyak diterbitkan. Dalam biografinya, Adolf Hitler lahir pada tanggal 20 April 1889 di Branau Austria, dari pasangan Alois Hitler dan Klara Polz. Banyak ahli sejarah yang berspekulasi bahwa Alois Hitler, ayah Adolf, sebenarnya merupakan keturunan Yahudi. Nama belakang mereka, “Hitler”, berasal dari bahasa Jerman yang berarti “penggembala”. Adolf adalah anak keempat dari enam bersaudara, namun ketiga kakaknya (Gustav, Ida, dan Otto) meninggal sewaktu dia masih bayi. Saat keluarganya pindah ke Hafeld, Adolf mulai sering ribut dengan ayahnya. Kematian Edmund, adiknya yang sakit cacar, pada tanggal 2 Februari 1900 membuat Adolf semakin murung dan lebih banyak menyibukkan diri dengan ragam bacaan, terutama seputar seni perang.

Adolf Hitler tumbuh menjadi seorang pemuda yang hiper-nasionalis akan Jerman, bahkan sebelum meninggalkan Wina, Austria, tempat dia pernah ditolak oleh sebuah sekolah seni karena dianggap tidak berbakat. Adolf Hitler juga sempat hidup sebatang kara dan menjadi seorang gelandangan setelah ibunya meninggal dunia pada tahun 1907. Pada tahun 1910, Wina dipenuhi oleh isu prasangka agama dan rasisme, terutama karena derasnya gelombang pengungsi imigran dari Timur di mana-mana. Beberapa nama seperti walikota Wina saat itu, Karl Lueger, dan sosok politisi anti semitisme bernama Georg Schonerer, termasuk yang memengaruhi pola pikir Adolf saat membaca koran yang berisi berita-berita tentang mereka.

Pada masa Perang Dunia I, Adolf Hitler ikut angkatan bersenjata dan membela Jerman. Dia pernah terluka dan menerima dua medali penghargaan atas keberaniannya. Namun, karena Jerman kalah, kemarahannya memuncak dan ingin membalas dendam.

Pada tahun 1919 di usia tiga puluh, Adolf Hitler bergabung dengan partai kecil sayap kanan di Munich, yang kemudian menjadi Partai Buruh Nasionalis Jerman (yang sesuai bahasa aslinya disingkat menjadi “Nazi”). Tidak butuh waktu lama, cukup dua tahun saja bagi Adolf Hitler untuk menjadi seorang pemimpin yang kemudian disebut dengan Fuhrer.



Dampak dari Perang Dunia I adalah Era Depresi pada tahun 1928. Banyak rakyat pengangguran yang tidak puas dengan partai-partai besar yang dianggap tidak berpihak pada kebutuhan mereka, sehingga jumlah pendukung Nazi pun meningkat. Pada bulan Januari 1933, Adolf Hitler naik menjadi Kanselir Jerman berkat dukungan mereka. Dari sinilah kekejamannya semakin menjadi, bahkan sebelum memulai Perang Dunia II—seperti melabrak setiap golongan oposisi, bahkan tanpa peduli prosedur resmi pengadilan. Sayangnya, waktu itu masih banyak yang memilih untuk menutup mata terhadap ulah diktator tersebut, karena dia dinilai telah berhasil menekan angka pengangguran dan melakukan beberapa perbaikan perekonomian negara yang cukup signifikan. Jadi, lawan politik yang disiksa dan dibunuh ibarat harga yang harus dibayar mahal.

Sepanjang Perang Dunia II, tidak seperti yang selalu digembar-gemborkan kaum Yahudi, Adolf Hitler sebenarnya tidak hanya membantai orang-orang Yahudi saja pada tragedi Holocaust. Ras mereka bukanlah satu-satunya korban keganasan Hitler pada masa itu. Hitler dan Nazi juga membantai ras-ras lain yang mereka anggap rendah, termasuk Rusia, Gipsi, Muslim, dan semua yang tidak termasuk ras Arya atau yang tidak sepaham dengan mereka.

Cara Hitler membangun kamp konsentrasi Nazi begitu rapi, karena sekilas tampak seperti perusahaan biasa. Barulah target-target mereka yang masuk daftar diawasi, diciduk, dan dimasukkan ke dalam kamp tersebut. Bisa dianggap ini termasuk salah satu kisah nyata paling horor sepanjang sejarah peradaban modern manusia, karena banyak jenazah di kamp tersebut yang kemudian dimanfaatkan sebagai barang hingga ke bagian terkecil. Tidak hanya barang-barang pribadi korban yang menjadi rampasan pribadi mereka, seperti kalung, cincin kawin, hingga pakaian dan sepatu. Bahkan anggota tubuh jenazah pun juga dimanfaatkan, mulai dari gigi palsu emas yang bisa dijual kembali hingga jenazah-jenazah yang bisa dijadikan bahan dalam pabrik sabun. Mengerikan sekali, bukan? Seperti salah satu pernyataan Hitler yang paling terkenal tentang kaum Yahudi berbunyi seperti ini:
“Bisa saja saya memusnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kalian nantinya dapat mengetahui alasan mengapa saya membunuh mereka.”
Namun, kejahatan tidak pernah berlangsung selamanya. Pada tahun 1944, pihak Sekutu (Amerika Serikat dan Inggris termasuk di dalamnya) menyerbu Jerman. Teringat akan kekalahan Amerika Serikat karena serangan ke Pearl Harbour pada tahun 1941, Hitler masih menganggap enteng pasukan Sekutu. Dengan sisa-sisa pasukan yang ada, Hitler melawan mereka. Namun, tanda-tanda kekalahan mulai tampak di depan mata. Serangan di Ardennes pada 16 Desember gagal memecah belah pasukan Sekutu agar mau melawan Soviet. Setelah konferensi militer pada tanggal 22 April, saat Hitler menyadari bahwa para komandannya telah berkhianat karena menyerah pada lawan, Hitler murka dan menyatakan akan tetap di Berlin hingga akhir perang. Setelah yakin Jerman mengalami kekalahan, dia melakukan bunuh diri. Bersama istri yang dinikahinya pada tanggal 29 April, Eva Braun, Hitler menembak dirinya sendiri sementara Eva menelan kapsul sianida.(*)

COMMENTS

$show=/p/contact.html

Name

Email *

Message *

$type=three$author=hide$com=0$rm=hide$c=6$d=0$sn=0$show=404

Name

Biografi,9,Islam,1,Jejak,7,Jelajah,1,Komunis,5,Konflik,16,Konspirasi,1,Kota,1,Perang Dunia I,5,Perang Dunia II,5,Sejarah,45,Terpilih,18,Tragedi,3,
ltr
item
Reidfile: Adolf Hitler: Diktator Terkejam Sepanjang Perang Dunia II
Adolf Hitler: Diktator Terkejam Sepanjang Perang Dunia II
Bisa saja saya memusnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kalian nantinya dapat mengetahui alasan mengapa saya membunuh mereka
https://2.bp.blogspot.com/-K5wJTDuWu4E/V20tXlQsyhI/AAAAAAAAEiY/T4403Cr8MIsKyFMDg6j3VgYyTcpMgqWLACLcB/s320/Adolf%2BHitler-reidfile.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-K5wJTDuWu4E/V20tXlQsyhI/AAAAAAAAEiY/T4403Cr8MIsKyFMDg6j3VgYyTcpMgqWLACLcB/s72-c/Adolf%2BHitler-reidfile.jpg
Reidfile
http://www.reidfile.com/2016/06/adolf-hitler-diktator-terkejam.html
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/2016/06/adolf-hitler-diktator-terkejam.html
true
4280540735251631184
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy