Pasar, Sistem yang Membuka Pintu Gerbang Islamisasi Indonesia

Pergerakan sejarah islam, Pasar menjadi pintu gerbang islamisasi Indonesia, Perkembangan agama islam di nusantara

Reidfile - Sejarah membuktikan bahwa pasar menjadi pintu gerbang islamisasi Indonesia. Sejarah memang tak akan terduga. Begitu ungkapan yang bisa saya lontarkan ketika pertama kali membaca kisah-kisah dalam cerita sejarah yang terangkum dalam Sirah Nabawiyah yang isinya mengguncang dunia. Benar adanya, bahwa sejarah pun akan terulang dan terulang, pun kini, fakta sejarah yang terungkap menjadi hikmah bagi kehidupan masa kini dan masa depan.

Inilah sejarah, yang telah ditakdirkan oleh Rabb Semesta Alam. Kala itu, dunia dikejutkan akan turunnya wahyu Allah melalui Malaikat Jibril yang diberikan kepada seorang pemuda pengusaha muda, seorang entrepreneur muda. Muhammad namyanya. Pemuda itu pun berubah statusnya menjadi seorang Rasulullah-utusan Allah. Wahyu yang diturunkan Allah pun diajarkannya untuk mencapai islam yang sesungguhnya. 

Muhammad yang diperintah Allah untuk menyampaikan ajaran islam diawali dengan turunnya Al Alaq : 1-5 yang memuat tentang Allah lah yang memberikan ilmu.  Ajaran islam yang dibawa Muhammad pun sungguh istimewa, salah satunya ketika Allah SWT memberikan perintah kepada seseorang yang tidak dapat membaca dan menulis yang tak lain adalah dirinya. Wahyu pertama juga tidak diturunkan di istana yang megah, namun di sebuah bukit batu terjal nan gersang, Gua Hira di Jabal Nur. 

Sejarah pun mencatat bahwa peradaban bisa diubah meski dengan sarana yang sangat sederhana, namun mampu menembus ruang dan waktu, menyebar melalpau darata, lautan serta udara dan abadi meski hanya digerakkan dari sekelompok minoritas yang sangat kreatif dan berkualitas. Dan islam telah membuktikannya. Al Qur’an pun sudah menyebutkan bahwa Nabi dan Rasul menjadi pionir gerakan pembaharuan bagi peradaban mereka yang dimulai dari diriya sendiri, misalnya perjuangan Nabi Daud yang masih tergolong mudan dan dari kelompok minoritas mmapu menumbangkan kekuasan yang sudah kuat (Q.S Al BAqarah : 249).

Rasulullah SAW pun awalnya hanya didukung oleh istinya Khadijah, kemudian disusul keponakannya, Ali bin Abi Thalib, disusul mantan hamba sahayanya, Zaid. Komunitas kecil ini pun mampu membuat gebrakan hebat dengan menarik banyak tokoh-tokoh penting dan terhormat seperti Abu Bakar as Shidiq, Umar bin Khatab dan Utsman bin Affan. Pengaruh islam yang sangat dahsyat pun juga telah menumbangkan kekaisaran Persia dengan Majusinya, Romawi dengan pengaruh Nasraninya. Penguasa-penguasa yang memiliki istana megah itu pun mampu ditumbangkan oleh Rasulullah SAW.

Pergerakan sejarah islam pun berlangsung dengan sangat menakjubkan. Perjalanannya menembus cakrawala dunia dengan perantara sebuah sistem yang sangat tidak terduga. Pergerakan ini tidak dimulai dari istana satu ke yang lainnya tapi dari pasar ke pasar. Sungguh istimewa. Bagi entrepreneur, pasar tidak hanya menjadi tempat jual beli barang, namun juga menjadi tempat pertukaran politik bahas, ekonomi, sosial, budaya, ideologi, bahkan konversi agama pun berlangusng karena pengaruh pasar. Wirausahawan muslim pun menjadikan pasar sebagai arena amal dalam aplikasi perniagaan islami. Aturan-aturan perniagaan jahiliyah pun bergeser, tergantikan oleh perniagaan islami hingga akhrinya berdampak positif bagi seluruh bangsa-bangsa yang berhasil dijumpai islam. 

Dampak positif yang dirasakan oleh bangsa-bangsa yang berhasil dijumpai oleh islam, menjadi bukti bahwa pasar merupakan tempat yang efektif dalam proses pertukaran berbagai hal, termasuk koversi agama. Mengapa disebut demikian?

Rasulullah SAW sebelum menjadi Rasul merupakan seorang entrepreneur muda yang ditekuninya sejak usia 8 hingga 40 tahun, berada dalam hiruk-pikuk pasar. Pengalaman Rasulullah SAW dalam berniaga menjadi kekautan tersendiri baginya, khususnya dalam membangun kemampuan direct selling dalam dirinya untuk bisa melakukan fardiyah (dakwah dari hati ke hati).

Kemampuan Rasulullah SAW pun berpengaruh terhadapa pengikutnya yang juga menjadikan pasar tidak hanya sebagai medan niaga namun menjadi arena dakwah islam. Pasar melahirkan masjid. Masjid membina generasi muda  melalui lembaga pendidikan (di Indonesia disebut pesantren) dan terus berkembangan menjadi kekuatan politik islam hingga lahirlah kesultanan. Inilah kekuatan pasar yang sangat luar biasa. Bagaimana pasar begitu luar biasa?.

Istilah pasar berasal dari Timur Tengah dari kata “bazaar”. Sebelumnya, di nusantara Indonesia tidak dikenal istilah tersebut. Karena pengaruh islam dan kontak niaga dengan Timur Tengah, mulailah masuk istilah tersebut. Akibatnya, dikenal pula nama-nama pasar dengan hari-hari islam : Pasar Senin, Pasar Rabu, Pasar Kamis, Pasar Jum’at, Pasar Ahad. Perlu diketahui bahwa nama Pasar Ahad berubah menjadi Pasar Minggu karena pada hari Ahad dijadikan hari kebaktian di gereja untuk ibadah menyembah San Domingo, maka di telinga pribumi, San Dimingo berubah menjadi Minggu sehingga Pasar Ahad pun berubah penyebutannya menjadi Pasar Minggu (Suryanegara, 2010).

Siklus pasar juga menyebabkan pertukaran dan perkembangan berbagai Bahasa, salah satunya Bahasa Melayu Pasar yang berkembang di nusantara sebagai Bahasa komunikasi perniagaan dalam pasar. Huruf Arab Melayu pun mulai dikenal di Indonesia (bandingkan dengan kondisi Indonesia saat ini,munculnya supermarket, super mall dan sebagainya yang barang dagangannya berlabel Bahasa Inggris, sehingga berdampak berkembanganya Bahasa Inggris dan huruf latin yang juga menggeser berbagai hal lain hingga menyentuh aspek perilaku masyarakat Indonesia yang cenderung “ kebarat-baratan”.

Kekuatan pasar yang berhasil memperngaruhi berbagai aspek menunjukkan bahwa budaya dan peradaban bangsa di dunia ini akan dimotori oeleh mereka para penguasa pasar dunia, penguasa berbagai media publik, pengendali pengaruh kekuatan politik, dan pendidikan. Sejarah mencatat bahwa islam yang lahir di Timur Tengah memberikan pengaruh besar bagi peradaban dunia. Abad ke 7 hingga ke 15 atau selama 800 tahun, islam telah tersebar di seluruh dunia dan mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat (islam disambut masyarakat sebagai agama pembebas).

Pertanyaan mendasar tentang kehebatan islam yang berhasil menembus belahan dunia yaitu mungkinkah islam yang tersebar ke segala penjuru dunia jika umat islamnya tidak memahami kemaritiman atau kebaharian? Tentunya ini sangat bertentangan dengan istilah jazirah yang selalu beriringan dengan sebutan Jazirah Arab, karena jazirah berarti wilayah yang dikelilingi oleh laut dan selat.

Al Qur’an menjawabnya dengan 40 ayat yang bermuatan tentang laut dan maritim yang di dalamnya bermuatan “ wasiat poliitk kelautan” (Suryanegara, 2010). Rasulullah SAW mengajarkan bahwa Allah menyerahkan penguasaan lautan kepada umat islam, mengingat bahwa realita menunjukkan bahwa 71% bumi terdiri dari lautan dan samudera. Satu-satunya jalan yang harus ditempuh umat islam yaitu melalui air. Indonesia yang dikenal dengan negara kepulauan dan produsen rempah-rempah tidak bisa memberikan pilihan lain bagi pedagang Timur Tengah, India dan Cina kecuali harus mengarungi samudera.

Letak geografis Indonesia yang strategis, tentu menjadi faktor terpenting pendukung pasar internasional. Bangsa Indonesia yang bersifat terbuka, juga memberikan peluang bagi perkembangan agama-agama di dunia. Islam pun mulai menggeser penagruh agama hindu dan budha yang dibawa oleh para pedagang India. Ajaran agama islam juga mampu diterima dengan cepat oleh masyarakat karena islam menjadi kekuatan pembebas dari belenggu pengklasifikasian abadi “kasta” berdasarkan keturunan darah. Islam juga memberikan semangat kehidupan masyarakat dengan menciptakan ekonomi terbuka melalui pasar. Islam juga memberikan kesempatan seluasnya bagi masyarakat untuk mengubah status sosialnya dengan prestasi kerja, bukan berdasarkan kedudukan sosial yang diperoleh dari garis keturunan darah kecuali Sultan atau Raja. Masyarakat pun terus bersemangat untuk semakin mengenal islam dan pasar pun semakin berkembang.

Dengan demikian, pasar menjadi sistem yang membuka pintu gerbang islamisasi Indonesia. Islam berhasil masuk ke Indonesia yang disebarkan oleah wirausahawan yang merangkap sebagai da’. Menurut Prof. Dr. D.H Burger dan Prof. Dr. Mr. Prajudi dalam Sedjarah Ekonomis Sosiologis Indonesia Jilid 1, menyatakan bawha islam di Indonesia dikembangkan dengan jalan damai dan tidak disertai invasi militer (Suryanegara, 2010). Dan jelas tercatat bahwa, islam hadir melalui perantara pasar. Para wirausahawan yang memiliki kemampuan penguasaan transportasi kemaritiman, mendorong islam cepat tersebar di seluruh penjuru nusantara.  Perkembangan islam pun melibatkan setiap muslim dengan variasi profesi. Mereka terpanggil untuk menjadi da’i dan menebar kebaikan sesuai dengan profesinya (sebuah catatan bagi kita, bahwa menjadi da’i merupakan tanggung jawab bagi setiap muslim dan lakukan sesuai spesialiasi diri).

Wirausahawan muslim memasuki pasar Indonesia, di antaranya berasal dari Persia yang bernama Sulaiman as Sirafi, menyebutkan pernah mengunjungi Timur Jauh (yang dimaksud adalah Cina, Korea, Jepang). 
Perlu diketahui bahwa nama-nama wilayah tertentu diganti namanya atau dihapus nama lanya setelah Barat semakin berkuasa, misalnya Samudera Persia diganti dengan Samudera Hindia, Amerika Serikat menyebut Teluk Persia dengan nama Teluk saja tanpa menyertakan Persia dan perangnya pun dinamai Perang Teluk bukan Perang Teluk Persia (Suryanegara, 2010).
Sulaiman as Sirafi mengatakan bahwa pada abad ke- 2 H, di Sulawesi atau Sula terdapat pedagang muslim dengan memperjual belikan rempah-rempah dan pewangi. Komoditi tersebut juga merebak di Maluku dan sekitarnya. Pedagang atau wirausahwan islam dari Timur Tengah pun berbondong-bondong untuk bisa memperoleh rempah-rempah, sehingga makin terbuka lebar pasar bagi pedagang islam. Perkembangan islam yang sangat pesat seluruh penjuru dunia juga memberikan efek tersendiri di nusantara. Pengaruh islam yang sangat kuat menyebabkan nama-nama wilayah darat dan laut pun berbahasa Arab.
Sebutan Jazirah Maluku berasal dari Jazirah Al Muluk (wilayah yang dikelilingi laut dan dikuasai oleh raja atau al-muluk). Pulau Sumatera disebut dengan Andaluasia yang berarti memiliki keindahan dan kesuburan, sama seperti penyebutan Spanyol oleh Mu’awiyah juga dengan nama Andalusia, termasuk nama Danau Toba yang berasal dari Bahasa Arab, yaitu Thayyiba. Selain nama-nama yang berbahasa Arab, banyak pula hunian wirausahawan islam dari Aceh hingga Pulau Banda. Dengan demikian menjadi bukti bahwa nusantara menjalin perniagaan dengan Arabia. Namun, dalam penulisan sejarah Indonsia pada masa pemerintahan colonial Belanda sering disebutkan sebatas niaga Timur Tengah dengan India dan Sina tanpa menyebutkan nusantara Indonesia. Hal ini sebagai dampak dari sistem penulisan sejarah yang berdasarkan pada Neerlando Sentrisme- ditulis dari sudut pandang dan peran Belanda (Suryanegara, 2010).
Dalam Sejarah Indonesia yang berkembang hingga saaat ini, seperti yang dituturkan oelah Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje bahwa agama islam dibawa oleh para pedagang Gujarat, namun realitas fakta menyebutkan bahwa nama-nama tempat penting di nusantara dengan menggunakan Bahasa Arab. Selain itu tidak ditemukan pula hunian para pedagang dari Gujarat, namun yang banyak tersebar hingga kini yaitu hunian pedagang Arab. Fakta sejarah mencatat bahwa kota-kota besar di Pulau Jawa hingga ke Pulau Banda banyak ditemui pedagang Arab hingga ada yang menyebutnya sebagai kampung Arab.

Fakta dan data juga menyebutkan bahwa selain Arab, banyak pula pedagang dan wirausahawan Cina. Dalam penulisan sejarah internasional banyak menggunakan istilah Cina dari pada Tionghoa. Sebutan Cina dalam caatatan sejarah yang ditulis bermakna lebih bermakna sebagai imigran, berbeda dengan istilah Tionghoa yang membawa misi politik (idelaisme kerajaan). Tionghoa diberlakukan kembali di Indoensia sejak reformasi dan nampak jelas mulai merangkak memasuki ranah-ranah politis untuk memperoleh kekuasaan, menghempas masyarakat pribumi. 

Perkembangan agama islam di nusantara melalui jalur pasar/niaga memberikan dampak terjadinya perubahan kehidupan masyarakat. Perubahan besar yang terjadi di Timur Tengah dengan bangkitnya islam memberikan pengaruh ajaran islam hingga seluruh penjuru dunia. Suatu perubahan besar yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang berhasil mengubah dunia dengan sinergitas hukum, sosial, ekonomi, politik, budaya dan sebagainya.

Kekuatan pasar yang menjadi pembuka pintu gerbang islamisasi Indonesia memberikan catatan tersendiri bagi sejarah bahwa islam tidak eksklusif hanya berada ada di mimbar-mimbar masjid megah, bukan dari istana ke istana, namun islam mampu mencakung selutruh aspek kehidupan manusia. Islam yang berkembang melalui pasar juga menunjukkan bahwa ajaran ini sangat berbeda dengan agama lain. Islam hadir dengan kedamaian bukan dengan penindasan dan peperangan. Inilah islam, agama yang istimewa bagi seluruh alam. (Sandy Kun)

COMMENTS

$hide=home

$show=/p/contact.html

Name

Email *

Message *

$type=three$author=hide$com=0$rm=hide$c=6$d=0$sn=0$show=404

Name

Api Sejarah,12,Biografi,17,Islam,6,Jejak,10,Jelajah,6,Komunis,5,Konflik,18,Konspirasi,1,Kota,3,Perang Dunia I,5,Perang Dunia II,5,Sejarah,60,Terpilih,18,Tragedi,3,
ltr
item
Reidfile: Pasar, Sistem yang Membuka Pintu Gerbang Islamisasi Indonesia
Pasar, Sistem yang Membuka Pintu Gerbang Islamisasi Indonesia
Pergerakan sejarah islam, Pasar menjadi pintu gerbang islamisasi Indonesia, Perkembangan agama islam di nusantara
https://2.bp.blogspot.com/-OYXkeb39eQE/WZwukApT_KI/AAAAAAAAAB0/7lr9faP5bSwxeBRq_eJl680mU7cLqDkJACLcBGAs/s320/Pasar%252C%2BSistem%2Byang%2BMembuka%2BPintu%2BGerbang%2BIslamisasi%2BIndonesia.jpeg
https://2.bp.blogspot.com/-OYXkeb39eQE/WZwukApT_KI/AAAAAAAAAB0/7lr9faP5bSwxeBRq_eJl680mU7cLqDkJACLcBGAs/s72-c/Pasar%252C%2BSistem%2Byang%2BMembuka%2BPintu%2BGerbang%2BIslamisasi%2BIndonesia.jpeg
Reidfile
http://www.reidfile.com/2016/05/sejarah-membuktikan-bahwa-pasar-menjadi.html
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/2016/05/sejarah-membuktikan-bahwa-pasar-menjadi.html
true
4280540735251631184
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy