Sebuah Perjalanan Politik Seorang Ahmadinejad

Ahmadinejad, Politik, Syi'ah, Teheran Iran, Imam Khomeini, Sebuah Perjalanan Politik Seorang Ahmadinejad

Reidfile - Mahmoud Ahmadinejad dilahirkan di Ibu Kota Teheran para tahun 1335 H yang bertepatan dengan 1956 M. Ia menimba ilmu di tingkat sekolah dasar di Teheran dan melanjutkan ke perguruan tinggi dengan jurusan teknik bangunan di Universitas Sains dan Teknologi Iran (IUST) di Teheran. Lulus sarjana dengan hasil yang memuaskan, mendorong dirinya untuk melanjutkan jenjang S2 di universitas dan jurusan yang sama, hingga meraih gelar doktor. Ahmadinejad meneruskan menjadi seorang dosen di universitas tersebut dan aktif menulis tentang topik transportasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Ahmadinejad juga memiliki aktivitas politik yang cukup mumpuni, di antaranya pernah bergabung dalam aksi revolusi di perguruan tinggi. Ia juga pernah bergabung dalam Persatuan Insinyur Muslim (Islamic Society of Engineers), serta mampu mencitrakan dirinya untuk dipilih menjadi anggota Ketua Perwakilan Mahasiswa (sejenis Badan Eksekutif Mahasiswa) di Universitas Sains dan Teknologi Iran (IUST). Ahmadinejad juga bergabung dalam Garda Revolusi Islam Iran serta ikut serta dalam perang Irak-Iran.

Karir politik Ahmadinejad berlanjut dengan diraihnya gelar fida’i (janibaz) dan menjadi anggota perkumpulan fida’i revolusi (janibazan), selain itu seorang Musthafa Muin, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi dalam dalam kabinet Rafsanjani memilihnya menjadi penasihat pribadinya. Presiden Hashemi Rafsanjani juga menunjukknya menjadi bupati di Kota Ardabil provinsi Azerbaijan Timur, hingga akhirnya ia berhasil dikalahkan oleh rivalnya, namun oleh Dewan Islam Wilayah Teheran memilihnya untuk menjadi walikota di Teheran.

Posisi walikota Teheran yang ia jabat sejak tahun 90-an, memiliki beberapa fokus kerja utama, di antaranya membatasi fenomena-fenomena sosial dan budaya yang menurut prinsip-prinsip islam (perlu diketahui bahwa mayoritas penduduk Iran tunduk kepada paham Syi’ah) yang dipegangnya telah melenceng, seperti yang dilakukan oleh kelompok konservatif dan radikal yang tidak sesuai dengan pemikiran Imam Khomeini, yang terkenal dengan pembesar Syiah. Agenda-agenda yang diluncurkan Ahmadinejad juga memiliki nilai yang cukup bagus, yaitu mewajibkan kepada setiap wanita Iran untuk berbusana muslim di tempat-tempat umum, memastikan adanya pemisah antara laki-laki dan wanita agar tidak bercampur baur, baik di sarana-sarana transportasi umum, lift atau kantor-kantor pemerintahan.

Karir Ahmadinejad pun berlanjut hingga menjadi orang nomor satu di Iran. Terpilihnya Ahmadinejad menjadi presiden baru merupakan aplikasi nyata dari keputusan kelompok yang menginginkan kembalinya Republik Islam Iran (RII) yang mengacu pada pemikiran sosial dan akidah yang pernah dirintis oleh Imam Khomeini. Iran yang berada dalam masa kejayaannya kini, nampak jelas bahwa penentu kebijakan tertinggi atas persoalan agama dan politik yang bertumpu pada Imam Khomeini-Pemimpin tertinggi Iran sekarang-bersama jaringan lembaga-lembaga, kekuatan militer dan keamanan, serta kekuatan partai politik dan aliran-aliran pemikiran yang condong kepadanya. 

Ahmadinejad yang berhasil menduduki kursi panas presiden, benarkah merupakan sebuah kebetulan? Pertanyaan ini yang terus bergulir, tidak hanya di negeri Iran namun di banyak negara lainnya, setelah mantan walikota Teheran ini mampu memenangi pemilu di putaran kedua dengan pertarungan hanya tersisa dua kandidat. Kemenangan ini berlangsung dramatis sehingga dianggap sebagai kejadian pertama kali dalam sejarah Iran sejka meletusnya “Revolusi Islam” tahun 1979. Walikota Teheran yang terkenal revolusioner ini berhasil mengalahkan pejabat penting kedua di Iran yaitu Akbar Hashemi Rafsanjani meski sebelumnya lawan-lawannya pada pemilu putaran pertama beralih mendukungnya.

Kemenangan yang mengejutkan ini pun tidak terlepas dari beberapa hal yang melatarbelakanginya. Ahamdinejad dikenal sangat dekat dengan massa (publik) sehingga mendapatkan banyak simpati dari masyarakat. Simpati masyarakat ini tidak lepas dari konsistensinya dalam memegang pendapat-pendapat politiknya, ketegasannya dalam menangani masalah  dan keteguhannya dalam menolak konsesi terutama urusan nuklir Iran. Kendati masih relati fbaru di dunia politik, Ahmadinejad mampu menarik hati jutaan rakyat Iran ketika ia mewancanakan dirinya sebagai pembela fakir miskin, seraya manampilkan kesederhanaanya dan dalam waktu yang sama ia menggunakan retorika politik sederhana yang bisa dipahami kalangan awam (ini point pentingnya, “ sesuai bahasa kaumnya”).

Faktor lain yang menunjang terpilihnya menjadi penguasa nomor wahid di Iran yakni pengalaman kemiliterannya. Ahmadinejad merupakan salah satu komandan pasukan garda revolusi dalam perang melawan Irak. Ahamdinejad merupakan presiden pertama kali dalam sejarah Iran yang memiliki latar belakang militer. Ahmadinejad ikut serta selama 8 tahun dalam perang melawan Irak dan mengajar di Service Academy yang berada di bawah naungan Garda Revolusi selama beberapa dekade. Pengalaman militer inilah yang menjadikannya menjadi sosok yang tegas dan tanpa basa-basi dalam mengambil berbagai keputusan.

Pelajaran politik yang bisa diambil manfaatnya dari Ahmadinejad yaitu ia mulai membangun basis massanya sejak menjadi walikota Teheran tahun 2003. Ahmadinejad juga merekrut beberapa tenaga muda untuk mengatasi permasalahan publik (Pemuda, tentu inilah salah satu kunci keberhasilannya). Ahmadinejad pun sukses mengatasi kemacetan lalu lintas di kota yang dihuni 8 juta penduduk di Iran, selain itu mengeluarkan kebijakan memberikan pinjaman tanpa bunga kepada pasangang pengantin yang baru menikah. Ahmadinejad pun mendapat dukungan dari pejuang veteran di Garda Revolusi yang menyebut dan mewacanakan dirinya sebagai “ murid setia gagasan-gagasan revolusi Iran”. Ahmadinejad juga sering meneriakkan yel-yel long life untuk Imam Khoemini dan orang-orang yang loyal terhadapnya yang telah membangun Republik Islam. 

Kepemimpinan Ahmadinejad juga tidak terlepas dari 2 fakta penting yang bisa dijadikan acuan dalam menelisik arah pemikirannya. Fakta pertama yaitu Ahmadinejad merupakan presiden pertama Iran dari keluarga miskin pedesaan dan tidak memiliki hubungan dengan tokoh agama. Ia terlahir dari seorang pandai besi, namun ia mampu menjadi tokoh yang dielu-elukan. Fakta kedua yaitu Nejad menjadi barisan fundamentalis dan revolusionis dengan membawa pemikiran yang dibawa oleh Khomeini.

Sedikit mengulas tokoh Imam Khoemini yang menjadi tokoh yang diagung-agungkan di negeri Iran. Keluarga Khomeini merupakan keluarga ulama bermarga Musavi dan mereka mengklaim merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW melalui jalur anak perempuannya. Mereka juga mengikuti imam keenam Syi’ah, Musa Al-Kazem. Nenek moyangnya berasal dari Neishapour di Propinsi Khorasan di bagian timur laut Iran. Mereka berpindah ke kota kecil Kintur, di dekat daerah Lucknow di India Utara pada abad ke-18 dan menjadi cikal bakal penduduk yang menganut aliran Syi’ah di daerah tersebut hingga berkembanglah populasi Syi’ah (Fauziana, 2009).

Khomeini merupakan tokoh yang sangat dipuja oleh rakyat Syiah Imamiyah Iran dan juga Hizbullah dengan Syed Hassan Nasrallahnya yang memiliki banyak kontradiksi di dalam perjalanan hidup dan tindak tanduknya. Khoemini merupakan tokoh pencetus teori “ walayatul faqih”, dimana banyak orang beranggapan teori ini berasal dari Syi’ah Imamiyah yang banyak dianut oleh mayoritas rakyat di Iran. Teori ini ternyata juga diklaim oleh tokoh Syi’ah Imamiyah yang lain yaitu Hasan Thabathab yang tinggal di Qum yang akhirnya diperangi oleh Khoemini. Ia dilarang menggunakan telepon, dilarang bertemu dengan saudara dan sahabatnya, saluran air dan listrik di rumahnya terputus, juga didak diperbolehkan menjalani pengobatan ke rumah sakit ketika sakit.

Khoemini membawa tren ajaran baru di kalangan Syi’ah Imamiyah, yang kemudian dikenal dengan “ Khoeminism”, namun secara keseluruhan ajaran, paham dan idelogi Syi’ah yang ia bawa tetap sama secara turun-temurun, tidak ada perbedaan, hanya saja Khoemini membawa konsep pemikiran taqqiyah (berbohong demi kepentingannya) dengan seluas-luasnya hingga memasuki ranah nasional dan internasional. Naudzubillah…

Fakta mengejutkan dari kematian Imam Khoemini yang merupakan tokoh yang diagung-agungkan Syiah yaitu ketika peristiwa penguburan Khomeini pada 03 Juni 1989, yang nampak bahwa kain kafan dari Khoemini tercabik-cabik oleh para fans dan pemujanya serta peti matinya hampir terjatuh di tanah (arrahmah.com). Para pemuja dan fans Khoemini yang menghadiri pemakamannya berjumlah sekitar 3,5 juta orang. Segerombolan orang pun menyerbu mayatnya dan hampir menghancurkan peti kayunya sehingga proses pemakaman yang pertama ini dibatalkan karena tidak memapu mengendalikan massa (http://en.wikipedia.org/wiki/Ruhollah_Khoemini). Pemakaman kedua pun dilakukan dengan pengamanan ketat dan menggunakan keranda besi yang kuat. Mayatnya jatuh dari keranda sebanyak tiga kali dan auratnya terbuka.

Pembahasan kita kembali kepada Ahmadinejad, sosok yang menjadi pengikut setia Khoemini yang berhasil membuat revolusi Iran yang semula berbentuk sistem Republik Monarki berganti dengan sistem “ Republik Islam “ dengan paham Syi’ah dan tidak ada kaitanya dengan ajaran-ajaran agama islam yang dibawa oleh Muhammad SAW. Perlu diketahui pula bahwa Khoemini mengguncangkan dunia dengan revolusinya sejak 11 Februari 1979, dan pada 30 -31 Maret 1979 pemerintahan sementara yang dibentuknya meminta seluruh rakyat Iran untuk menerima “Republik Islam “ sebagai pemerintahan, konstitusi yang baru.

Ahmadinejad membuat terobosan dalam pemerintahannya. Beberapa kebijakan yang dibuatnya memberikan hasil yang memuaskan bagi Iran. Terobosan-terobosan yang dilakukannya di antaranya, 
  1. Kebijakan manajerial Nejad yang dikenal transparan dan bersih. Hal ini didukung dengan pamornya sejak menajdi walikota di Teheran. Sistem manjerial yang bersinergi antar stakeholder telah membuatnya mencapai kesejahteraan Iran.
  2. Ahmadinejad memiliki proyek-proyek sosial, budaya dan ekonomi yang membuat rakyat bisa menikmati keberadaannya, misalnya ketika harga minyak dunia melambung tinggi, rakyat pun bisa menikmati penjualan kekayaan alam mereka. Nejad juga berhasil menyelesaikan berbagai proyek pembangunan, termasuk dalam penyediaan hunian nyaman, aman, dan murah bagi rakyat.
  3. Ahmdinejad memiliki janji-janji kampanye yng memikat, di anatranya yang paling menonjol dari kampanyenya adalah semboyan pemberantasan korupsi. Ia dikenal low profile dan sederhana, Nejad juga memperkenalkan dirinya di website dengan “ mardomiyar” yang berarti sahabat rakyat. Nejad juga dikabarkan tidak mengeluarkan sepeser pun uang dalam proses pemilu yang berhasil dimenangkannya.
Kerja-kerja Ahmadinejad pun berlanjut diberbagai sektor pembangunan di antaranya sektor industri yang terus ditingkatkan karena akan memicu peningkatan kualitas negeri. Upaya Ahmadinejad dalam memajukan ekonomi bertumpu pada peningkatan penguasaan pengetahuan yang bisa menggerakkan roda perekonomian. Iran dengan kepemimpinannya pun melesat, meningkatkan kualitas dan kuantitas riset penelitian serta jumlah pelajar di tingkata menengah atas hingga perguruan tinggi. 

Kekuatan kebijakan-kebijakan Ahmadinejad tidak hanya mampu melingkupi dalam neger Iran namun mampu mendukung kebijakan luar negerinya. Legitimasi hasil pemil;u, keterikatan kuatnya dengan rakyat kecil dan kelas menegah seperti tercerminkan dari jalan hidupnya menuju istana kepresidenan dan tidak adanya ketergantungkan terhadap kelompok elit penentu kebijakan sebelumnya. Citranya sebagai pemimpin rakyat begitu melekat di hati rakyat (terlepas dia Syi’ah atau bukan, yang patut dicontoh dari jiwa kepemimpinan yang layak untuk ditiru oleh bangsa Indonesia). Berbagai gerakan yang dilakukan oleh Ahmadinejad pun semakin bergulir hingga merambah ke luar negeri dan salah satu yang paling fenomenal adalah proyek nuklirnya yang hingga kini telah memasuki babak baru berupa perang Teluk yang mempertaruhkan ideologi islam dengan pemikiran sesat di dunia. Wallahu’alam

Fakta menarik tentang kemenangan Ahmadinejad, salah satunya perempuan dan anak-anak menjadi penyumbang suara terbesar, bahkan yang masih berumur 16 tahun juga ikut memilih dengan saran orang tua mereka untuk memilih Ahmadinejad. Fakta mencengangkan juga sejak dimulainya gerakan revolusi oleh Khoemini yang menjadikannya sebagai orang pertama yang menjadi pemimpin besar revolusi Iran dan meletakkan posisi ini di puncak hierarki sistem tata negara Iran. Pemimpin tertinggi adalah pemimpin yang menjadi sumber inspirasi dan landasan falsafah seluruh sistem ketatanegaraan. Ia sangat dihormati karena merupakan rujuakan spiritual dan ideal, yang menduduki tempat paling terhormat di atas seluruh sistem pemerintahan di Iran, namun disayangkan ketika Khoemini meninggal dunia, harus berakhir tragis. Inilah yang dinamakan dunia, tidak akan kekal dan hanya abu-abu.

Cerita singkat tentang perjalanan politik Ahmadinejad seharusnya bisa diuraikan panjang lebar karena gebrakan-gebrakan yang dilakukannya. Semoga pembaca bisa mengambil hikmah dari tulisan biografi singkat Ahmadinejad. (Sandy Kun)

COMMENTS

$hide=home

$show=/p/contact.html

Name

Email *

Message *

$type=three$author=hide$com=0$rm=hide$c=6$d=0$sn=0$show=404

Name

Api Sejarah,12,Biografi,17,Islam,6,Jejak,10,Jelajah,6,Komunis,5,Konflik,18,Konspirasi,1,Kota,3,Perang Dunia I,5,Perang Dunia II,5,Sejarah,60,Terpilih,18,Tragedi,3,
ltr
item
Reidfile: Sebuah Perjalanan Politik Seorang Ahmadinejad
Sebuah Perjalanan Politik Seorang Ahmadinejad
Ahmadinejad, Politik, Syi'ah, Teheran Iran, Imam Khomeini, Sebuah Perjalanan Politik Seorang Ahmadinejad
https://4.bp.blogspot.com/-RKBlBNu7JcY/WZwyuthryNI/AAAAAAAAACM/89g-xQPV1BsbV_wOckrZVxON8QHrBzHKgCLcBGAs/s320/Sebuah%2BPerjalanan%2BPolitik%2BSeorang%2BAhmadinejad.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-RKBlBNu7JcY/WZwyuthryNI/AAAAAAAAACM/89g-xQPV1BsbV_wOckrZVxON8QHrBzHKgCLcBGAs/s72-c/Sebuah%2BPerjalanan%2BPolitik%2BSeorang%2BAhmadinejad.jpg
Reidfile
http://www.reidfile.com/2016/05/sebuah-perjalanan-politik-seorang.html
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/
http://www.reidfile.com/2016/05/sebuah-perjalanan-politik-seorang.html
true
4280540735251631184
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy